8 Strategi Mendampingi Anak Mengerjakan Pr

8 Strategi Mendampingi Anak Mengerjakan Pr

Untuk pekerjaan yang sifatnya tugas rumah, buatlah daftar hal-hal yang orangtua inginkan supaya anak dapat melakukannya sendiri. Reneta menyarankan sistem rewards dan orangtua berperansebagai supervisor; tugas orangtua adalah mengecek apabila anak sudah selesai mengerjakan tugas. Misalnya, ketika anak selesai membereskan buku untuk sekolah keesokan hari, orangtua dapat mengecek dan memberi pujian, ‘for a job well done’. Buatlah bentuk reward lain secara berkala, misalnya nonton atau makan bersama keluarga di luar untuk quality time.

Kedua orang ini mempelajarinya dari Bisyr Ibnu Abdil Malik yang belajar di Hirah. Tetapi jumlah orang yang pertama pandai tulis baca waktu lebih dari satu orang. Sangat urgen sekali hari ini, walau kita tidak boleh menyebutkan kata terlambat terhadap proses yang baik seperti yang dilakukan Nabi dan KH. Dengan demikian pelajaran yang ditambah hanya menjadi sampah intelektual belaka. Efek dari penjewantahan nilai-nilai tersebut ikut membantu proses penyebaran secara tidak langsung pendidikan Islam ke tengah-tengah masyarakat Quraisy yang lebih luas.

Anaknya memang biasa aktif di sekolah, namun semenjak harus belajar dari rumah ia kehilangan hasrat dan menjadi malas. Meskipun selalu mengikuti sesi Zoom setiap hari, tak jarang ia tertidur atau melakukan hal lain saat guru berbicara. Itulah berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh anak ketika orantua kerap melibatkan mereka dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Apa pun jenis pekerjaannya, pastikan orangtua tidak memberikan tugas yang melebihi kemampuan anak. Selain itu, menerapkan kesetaraan gender dengan mengajarkan pekerjaan rumah bagi anak laki-laki juga memiliki banyak manfaat seperti dilansir dari berbagai sumber berikut ini. Lagi pula, kemampuan untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, menyuci piring dan pakaian, serta membersihkan rumah, adalah survival ability dasar yang harus dimiliki semua orang, laki-laki maupun perempuan.

Sabda Nabi mengatakan “Al-Ulama’u Waritsatu al-Anbiya” Artinya Para ulama adalah pewaris para Nabi, berarti juga sekaligus pengajar dan pendidik umat sepanjang sejarah Islam, tentu hingga hari ini dan akhir zaman kelak. Perkembangan Madrasah yang cukup penting terjadi pada masa Orde Baru dengan didirikannya Pendidikan Guru Agama dan Pendidikan Hakim Islam Negeri . Tujuan pendirian lembaga ini adalah untuk mencetak tenaga skilled yang siap mengembangkan Madrasah sekaligus ahli dalam bidang keagamaan. Setelah kemerdekaan Indonesia 1945, dinamika pendidikan Islam di Negara yang baru terbentuk mengalami dinamika yang cukup berarti, terlebih setelah terbetuknya Kementrian Agama yang mulai resmi berdiri Januari 1946. Di mana lembaga pemerintahan ini memperjuangkan pendidikan Islam secara politis, dengan dibentuknya suatu bagian khusus yang mengurusi masalah pendidikan Agama. Metode ini adalah cara pembelajaran yang dilakukan dengan memperagakan suatu keterampilan dalam hal pelaksanaan ibadah tertentu yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok di bawah petunjuk dan bimbingan kiyai atau ustadz.

Membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah

WOOP berbincang dengan Reneta Kristiani, psikolog anak dan remaja sekaligus pendiri Klinik Psikologi Pelangi tentang suggestions dan trik menyemangati anak-anak untuk aktif melakukan pekerjaan rumah. Namun, bagi beberapa anak PR menjadi hal yang sulit untuk diselesaikan dan membuat mereka enggan untuk mengerjakannya. Anak-anak selalu beralasan bahwa PR yang mereka terima tersebut sangat sulit dan menimbulkan rasa malas untuk mengerjakan. Padahal, kita sebagai orang tua bisa loh membantu merekaa agar mau menyelesaikan PRnya. Eits, tapi bukan membantu mengerjakan ya Moms, melainkan merubah cara belajarnya menjadi mudah dan menyenangkan.

Bahwa lembaga pendidikan secara umum dapat diartikan sebagai badan usaha yang bergerak dan bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak didik. Adapun lembaga pendidikan Islam dapat diartikan sebagai suatu wadah atau tempat berlangsungnya proses pendidikan Islam yang bersamaan dengan proses pembudayaan nilai-nilai yang ingin dicapai lembaga pendidikan Islam. Sedangkan Kuttab sebagai tempat belajar telah ada sebelum Islam datang di Makah. Kuttab sebagai lembaga pen­didikan dasar sebelum Islam telah digunakan di Makah untuk kegiatan baca tulis. Seorang sejarawan Arab mencatat bahwa orang asli Makah yang pertama mengenal tulis baca diajar oleh seorang Kristen dan bahwa jumlah orang Makah yang mengenal tulis baca ketika Islam datang adalah 17 orang. Namun menurut Ahmad Syalabi, orang yang pertama pandai tulis baca ialah Sofyan Ibnu Umaiyah Ibnu Andu Syams dan Abu Qais Ibnu Abdi Manaf ibnu Zuhrah Ibnu Kilab.

Dikatakan siap karena beliau telah mendapat pendidikan langsung dari Nabi di rumah Arqam bin Abi Arqam. Dikatakan tepat, karena Mus’ab bin Umair dianggap mempunyai kapabalitas, cakap secara fisik dan memiliki wibawa, sehingga dengan alasan tersebut, proses switch materi pengajaran /pendidikan Islam menjadi mudah. Data yang dihimpun berbagai organisasi pendidikan di seluruh dunia menemukan fakta bahwa jumlah PR dan waktu yang digunakan untuk mengerjakan PR berbanding lurus dengan performa siswa. Artinya, di negara dengan pendidikan menggunakan pekerjaan rumah yang “seabrek” ternyata menghasilkan siswa-siswa dengan tingkat performa dan kemampuan memahami pelajaran yang tinggi. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengajak si anak membangun keseimbangan antara pekerjaan sekolah, bermain, dan aktivitas lain. Sekolah adalah sebuah pekerjaan bagi anak SD, yang sama pentingnya dengan berteman, mengejar ketertarikan, dan menjadi dirinya sendiri.

Adapun inti program pengembangan pendidikan di Makah berorientasi pada; persiapan tenaga pengajar/pendidik, persiapan dan penempaan mental calon pengajar/pendidik. Dapat disebut bahwa tenaga pendidik awal ini telah melakukan magang/praktek lapangan di Makah. Orientasi pendidikan Islam di Makah secara umum dikategorikan sebagai kelas tamhidi , kecuali untuk calon pendidik awal, pengajaran yang diberikan Nabi lebih mendalam. Kondisi laten budaya Quraisy yang kental, menyebabkan proses pengajaran hanya dapat dilakukan secara terbatas. Masalah kema­pan­an agama dan hirarkis kekuasaan yang ada di Makah sangat sulit memberikan celah untuk munculnya agama baru apalagi agama Islam.

Fimela.com, Jakarta Meminta anak untuk membantu melakukan pekerjaan rumah tangga mungkin tak selalu mudah. Sekadar meminta anak untuk membantu menyapu lantai kamarnya sendiri pun kadang sangat susah. Namun, penting untuk bisa melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga. Bagaimana kalau mengajak anak untuk membantu pekerjaan rumah tersebut? Selain tugasmu menjadi lebih ringan, si anak pun akan mendapatkan banyak pelajaran dan manfaat.

Comments are closed.