Kegiatan Anti Bosan Di Rumah Selama Pandemi Corona, Jangan Mati Gaya!

Kegiatan Anti Bosan Di Rumah Selama Pandemi Corona, Jangan Mati Gaya!

Interaksi baik yang terbangun nantinya diharapkan bisa membuat anak tidak begitu kehilangan interaksi fisik yang biasanya dimiliki di sekolah bersama dengan teman-temannya. Dari jumlah ninety seven,6 persen tersebut, sebanyak 54 persen sekolah sudah melakukan pembelajaran jarak jauh sepenuhnya, yakni guru dan siswa mengajar dan belajar dari rumah. Pandemi COVID-19 membuat anak harus beradaptasi dengan cara belajar online dari rumah. Apalagi mereka tidak bisa bertemu dengan teman-temannya, yang membuat proses belajar online mungkin menjadi sulit dan membosankan.

Dengan adanya jadwal seperti ini, selain siswa dapat belajar secara fokus, siswa juga memiliki kegiatan beragam dalam satu hari dan pastinya berinovasi setiap harinya. Sehingga siswa tidak akan menemukan aktifitas yang menjenuhkan atau monoton. Tahukah kamu bahwa lagu masih menjadi sarana yang efektif dalam mengajarkan bahasa Inggris pada anak? Lagu adalah cara yang paling efektif untuk belajar kosakata baru dan memperbaiki cara pengucapan. Nyanyian dengan tarian sangat baik untuk anak karena dapat mengikuti gerakan meskipun belum bisa menyanyikan lagunya.

Jika ada yang tidak kamu pahami, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan guru. Tanyakan materi yang harus dipelajari hingga tugas yang harus dikerjakan oleh anak. Tidak hanya itu, sampaikan juga setiap perkembangan anak selama belajar di rumah.

Agar kegiatan belajar mengajar online tidak terganggu, selalu gunakan jaringan dengan konektivitas stabil, cepat, dan dapat diandalkan. Telkomsel Orbit yang merupakan residence wireless serba digital berbasis jaringan 4G LTE dari Telkomsel dengan kualitas jaringan selular terbaik, hadir untuk memenuhi kebutuhan internet di rumah. Meskipun berada di rumah, aktivitas sekolah online tidak dapat dikatakan mudah. Faktanya, anak-anak perlu belajar 6-7 mata pelajaran setiap hari dari pagi hingga sore.

Cara agar anak tidak bosan sekolah online

Maka sedari sekarang, si anak harus diajari untuk menjaga pola belajar dirumah yang sehat, agar tetap semangat unttuk belajar, menghindari kejenuhan dan menimalisir terjadinya stress. Namun, selama pandemi, si anak harus melakukan berbagai aktifitasnya dirumah. Belum lagi adanya pembatasan diri untuk menghindari kerumunan atau berjaga jarak pastinya menambah kejenuhan bagi setiap anak. Si anak akan merasa tidak memiliki teman belajar, sehingga lama kelamaan akan muncul rasa malas untuk belajar kembali. Sebab menurut Lizzy, walau belajar menggunakan platform berbasis online, kondisi mood anak juga mesti dijaga agar bisa menyesuaikan belajar di rumah.

Dengan demikian guru dan siswa sudah mengajarkan kecakapan hidup sekaligus membuat suatu laporan. Bila hal itu dilakukan, anak akan lebih asik belajar di rumah, sementara orang tua pun aktif mendampingi anak. Bagi guru, akan mendapatkan nilai untuk keterampilan, Bahasa Indonesia, serta nilai karakter. Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh yang dilakukan oleh anak. Mengatasi anak yang stress belajar di rumah adalah tantangan tersendiri.

Dilansir dari unicef.org Robert Jenkins, Kepala Pendidikan Global UNICEF (30/4) memberikan 5 suggestions untuk membantu belajar anak selama pembelajaran di rumah. Di masa pandemi Covid-19 ini, salah satu masalah yang berkaitan dengan Pembelajaran Jarak Jauh adalah banyaknya tugas yang diberikan oleh guru. Terkadang untuk menyelesaikan tugas tersebut, kamu sampai harus begadang. Untuk mengatasinya, kamu perlu kenali terlebih dahulu seperti apa tipe belajar kamu.

Melansir dari Your Kid’s Table, orang tua perlu terbuka untuk memperketat atau melonggarkan jadwal. Ini pun disesuaikan dengan sistem pembelajaran yang ditetapkan sekolah. Pada akhir pekan, ajak anak diskusi dan evaluasi atau menilik ulang perubahan yang diinginkan.

Comments are closed.